Home » Kuliah » Keperawatan » Asuhan Keperawatan Meningitis/ Radang Selaput Otak

Asuhan Keperawatan Meningitis/ Radang Selaput Otak

Artikel Asuhan Keperawatan Meningitis atau biasa di sebut Askep Meningitis bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan sebagai salah satu referensi untuk membuat Asuhan Keperawatan Meningitis.

Pendahuluan

Meningitis adalah peradangan selaput otak, sumsum tulang belakang, atau keduanya. Penyebabnya adalah bakteri atau virus, meningitis sering didahului oleh infeksi pernafasan, tenggorokan, atau tanda-tanda dan gejala-gejala flulike. Sejumalah kuman Neisseria meningitidis merupakan penyebab yang sering terjadinya meningitis. Penyakit ini mempunyai insiden tinggi pada anak dibawah usia 5 tahun, dengan puncak insiden pada anak usia 3 sampai 5 tahun. Bentuk meningitis yang berat yaitu meningococcemia yang dimulai dengan cepat dan dapat menyebabkan kematian. Tanda-tanda dan gejala-gejala meliputi demam tinggi, lesu, menggigil, dan adanya rash.

PENGKAJIAN

Saraf

  • Kejang-kejang
  • Peningkatan tekanan intrakranial (TIK)
  • Sunset eyes (setting-sun sign)
  • Kekakuan
  • Kernig’s sign positif
  • Brundzinzki’s sign positif
  • Reaksi pupil menurun
  • Gelisah
  • Opisthotonos
  • Nyeri kepala
  • Menangis dengan bunyi melengking

Pernafasan

  • Baru saja mengalami riwayat infeksi, sakit tenggorokan, atau tanda-tanda dan gejala-gejala flulike

Gastrointestinal

  • Muntah

Integumen

  • Ubun-ubun menonjol
  • Petechiae
  • Ekstremitas dingin
  • Rash
  • Sianosis
  • Demam

DIAGNOSA KEPERAWATAN

Gangguan perfusi jaringan serebral berhubungan dengan peningkatan TIK

Hasil yang diharapkan

Anak tidak akan mengalami tanda-tanda peningkatan TIK

 

Intervensi

  1. Kaji status neurologis anak setiap 2 sampai 4 jam, catat adanya tanda kelemahan, penonjolan ubunubun (pada bayi), perubahan pupil, atau kejang-kejang
  2. Monitor asupan dan output cairan setiap pergantian dinas
  3. Monitor tanda-tanda vital setiap 2 sampai 4 jam
  4. Catat kualitas dan nada nangis anak

Rasional

  1. Pengkajian status neurologis yang sering sebagai dasar mengidentifikasi tanda-tanda dini peningkatan TIK
  2. Peningkatan volume cairan akan meningkatkan TIK
  3. Sura nyaring yang ditimbulkan saat anak menangis berindikasi peningkatan TIK

Intervensi

  1. Lakukan pencegahan kejang, seperti menggunakan artifisial airway dan peralatan pengisapan lendir dan pasang penghalang tempat tidur.
  2. Berikan pengobatan anticonvulsan, sesuai petunjuk.
  3. Selama kejang, berikan tindakan :
  • Bantu anak baring miring ditempat tidur atau dilantai, bebaskan dari faktor yang menghalangi pada area pernafasan
  • Jangan mengikat anak, tetapi biarkan bebas
  • Jangan menempatkan sesuatu di mulut anak
  • Kaji status pernafasan anak
  • Catat berbagai gerakan anak dan lamanya kejang-kejang

Rasional

  1. Pencegahan ini akan membantu anak jatuh, injury kepala, anoksia, tercekik, dan mati dan mengurangi risiko komplikasi yanglain
  2. Pengobatan anticonvulsan membantu mengontrol kejang
  3. Tindakan ini membantu melindungi anak dan follow-up tindakan
  • Tahap ini membantu mencegah injury akibat terjatuh dan dari gerakan sentakan selama kejang
  • Pengikatan atau gerakan yang kuat pada anak menyebabkan anak mengalami injury
  • Mencoba memasukkan benda kedalam mulut anak dapat merusak gigi dan gusinya
  • Anak memerlukan resusitasi pernafasan jika mengalami apnea selama atau setelah kejang
  • Jenis gerakan ini dan lamanya kejang membantu menjelaskan apakah jenis kejang yang dialami anak

DIAGNOSA KEPERAWATAN

Hipertemia berhubungan dengan infeksi

Hasil yang diharapkan

Suhu badan anak akan turun kurang dari 100˚F (37.8˚C)

Intervensi

1. Monitr suhu badan anak setiap 2 sampai 4 jam,

2. Berikan antipiretik sesuai petunjuk

3. Berikan antimikroba, sesuai petunjuk

4. Pertahankan lingkungan sejuk

5. Berikan kompres (98.6˚ F [(37˚C)], sesuai petunjuk

Rasional

1. Monitoring penurunan temperatur

2. Antipiretik menurunkan demam yang diturunkan sampai suhu normal

3. Antimikroba menangani infeksi

4. Lingkungan yang sejuk akan menurunkan demam melalui kehilangan panas secara radiasi

5. Kompres dingin pada permukaan tubuh secara konduksi.

 

DIAGNOSA KEPERAWATAN

Kurangnya pengetahuan berhubungan dengan perawat di rumah

Hasil yang diharapkan

Orang tua akan mengekspresikan pemahamannnya tentang instruksi perawatan di rumah

Intervensi

1. Ajarkan orang tua bagaimana dan kapan diberikan obat, termasuk uraian tentang dosis dan reaksi samping

2. Ajarkan orang tua pentingnya memberikan instirahat yang adekuat pada anak.

Rasional

1. Pemahaman pentingnya pengobatan yang teratur dapat meninkatkan pemulihan. Pengetahuan tentang kemungkinan terjadinya reaksi samping obat memungkinkan orangtua dapat segera mencari pertolongan saat diperlukan

2. Setelah infeksi, istirahat yang sering akan meningkatkan pemulihan.

Ceklist pencatatan

Selama tinggal di rumah sakit, pencatatan :

· Kindisi anak dan pengkajian selama di rumah sakit

· Perubahan kondisi anak

· Pemeriksaan laboratorium dan test diagnostik yang dilakukan

· Kondisi neurologis anak

· Asupan dan output cairan

· Asupan makanan

· Status tumbuh kembang

· Respon pengobatan anak

· Reaksi orang tua terhadap penyakit anak dan tinggal di rumah sakit

· Pedoman pendidikan kesehatan pada pasien dan keluarganya

· Pedoman rencana pulang

Artikel di atas tentang Asuhan Keperawatan Meningitis, Semoga dalam waktu dekat kita bisa memberikan link Download Asuhan Keperawatan Meningitis.

Artikel yang banyak dicari: