Home » Kuliah » Keperawatan » Asuhan Keperawatan Kelainan Jantung Kongenital

Asuhan Keperawatan Kelainan Jantung Kongenital

Asuhan Keperawatan Kelainan Jantung Kongenital, Askep Kelainan Jantung Kongenital, Kelainan jantung kongenital, adalah kedua tertinggi penyebab kematian bayi,  sebagai akibat adanya perkembangan kardiovaskuler yang tidak normal selama kehidupan janin berupa obtruksi atau gangguan pola aliran darah. Kelainan diklasifikasikan sebagai asianotik atau sianotik.

Pada kelainan asianotik, darah yang teroksigenasi yang mengalir dari  kiri ke sisi kanan jantung  tetapi tidak bercampur dengan darah yang tidak teroksigenasi dalam sirkulasi sistemik. Kelainan asianotik yang terutama yang mepengaruhi anak termasuk di bawah ini :

  • Ventricular septal defect (VSD),  paling sering dari semua kelainan jantung kongenital, ditujukan pada pembukaan yang tidak normal dalam septum ventricular yang memungkinkan darah yang teroksigenasi  dari kiri ventrikel bercampur dengan darah yang tidak teroksigenasi dalam ventrikel kanan. Biasanya  dengan tindakan pembedahan guna memperbaiki kelaianan tersebut.
  • Coarctation of the aorta, ditujukan pada penyempitan aorta yang dekat dengan bekas duktus arteriosus janin. Kelainan ini biasanya dilaukan perbaikan dengan  cara pembedahan.
  • Atrial septal defect (ASD) ditujukan pada adanya pembukaan dalam septum dari atrium yang memungkinkan darah mengalir dari  kiri ke kanan. Jika ASD tidak tertutup secara spontan, maka pembedahan diperlukan.
  • Patent ductus arteriosus (PDA) adalah pembukaan secara menetap antara aorta dan arteri pulmonalis yang gagal menutup saat lahir. Walaupun PDA terutama terjadi pada bayi prematur, dapat tertutup secara spontan, pembedahan juga dapat  diperlukan.

Terhadap kelaianan sianotik, darah mengalir dari kanan ke sisi kiri jantung, dimana darah yang tidak teroksigenasi mengalir dari  ventrikel kiri kepada semua bagian tubuh, yang mengakibatkan sianosis. Kelaianan yang bersifat sianotik yang terutama yang emmpengaruhi anak termasuk sebagai berikut :

  • Transposition of the great vessel adalah uatu kondisi dimana arteri pulmonalis dan aorta bergantian : aorta berda di ventrikel kanan, dan  arteri pulmonalis berada di ventrikel kiri. Terjadinya  dua bagian sistem sirkulasi yang tidak dapat menyokong kkehidupan. Pembedahan adalah tindakan yang diperlukan untuk memperbaiki kelainan.
  • Tetralogy of Fallot yang terdiri dari empat bagian kelainan—VSD, overriding aorta, pulmonary stenosis, dan hipertrofi ventrikel kanan. Dilakukan perbaikan melalui pembedahan.

PENGKAJIAN
VSD
Cardiovaskuler

  • Ringan: murmur holosistolik pada batas bawa sternal kiri.
  • Sedang dan berat: murmur holosistolik ( sama dengan kelaianan ringan), tanda-tanda gagal jantung (takipnea, takikardia, gelisah, peningkatan tekanan vena sentral, peningkatan berat badan, penurunan haluaran urine, berkewringat),kegagalan terjadi dengan cepat, pembesaran hati, penurunan energi, sulit makan, dan berat badan peningkat akibat retensi cairan.

Paru-paru

  • Berat: edema pulmonal.

Coarctation aorta
Cardiovaskuler

  • Ringan: 1+ atau hilangnya denytu femoral, denyut poplitea, dan denyut dorsalis pedis; hipertensi ringan (peningkatan secara bilateral pada lengan dan penurunan pada tungkai).
  • Sedang: kehilangan denyut femoral, poplitea, dan dorsalis pedis; hipertensi sedang dan berat ( dideteksi secara bilateral pada lengan; penurunan pada tungkai).
  • Berat: sama dengan kelaianan sedang, ditambah adanya tanda-tanda gagal jantung.

ASD

Kardiovaskuler

  • Murmur sistolik ejeksi dengan jelas (sangan baik didengar oleh pelatihan praktisi tingkat tinggi).
  • Pembesaran jantung.

Pernafasan

  • Peningkatan insiden infeksi saluran pernafasan atas.

 

Muskuloskeletal

  • Intoleransi aktifitas.

PDA

Cardiovaskuler

  • Ringan: 4+ bilateral denyut perifer, tekanan denyutan yang meluas, dan murmur yang berlangsung secara terus menerus pada bagian depan atas kiri atau pada midklavikula toraks.
  • Sedang: tanda-tanda kegagalan jantung
  • Berat: pembesaran jantung kiri.

Pernafasan

  • Ringan: seringnya terjadi infeksi saluran nafas atas

Transposition of the great vessels

Kardiovaskuler

  • Murmur jantung (jika terjadi VSD)
  • Jantung berbentuk telur pada foto toraks
  • 3+ atau 4+ denyut (bergantung pada apakah duktus arteriosus menetap).
  • Tidak ada peningkatan saturasi oksigen walaupun diberikan oksigen.

Integumen

  • Sianosis berat.

Tetralogy of Fallot
Kardiovaskuler

  • Murmur sistolik sepanjang batas sternal kiri atas
  • Jantung berbentuk sepatu pada foto toraks
  • Denyut perifer normal
  • Kemungkinan menuju serangan sianosis (dispnea, keluhan nafas dalam, brtadikardia, fpusing, kejang, dan kehilangan kesadaran).
  • Thrill sepanjang batas sternal kiri atas

 Neurologis

  • Kehilangan kesadaran

Muskuloskeletal

  • Intoleransi aktiiftas
  • Posisi jongkok (jika pasien  adalah anak dari pada bayi).

Hematologi

  • Polycythemia
  • Peningkatan nilai hemoglobin dan hematokrit.

Integumen

  • Sianosis
  • Jari clubbing

Psikososial

  • Kecemasan

Asuhan Keperawatan Kelainan Jantung Kongenital

Artikel yang banyak dicari: